Recollection PDF Á Paperback

Recollection PDF Á Paperback
  • Paperback
  • 460 pages
  • Recollection
  • Shienny M.S.
  • Indonesian
  • 14 October 2018

Recollection❰Epub❯ ➟ Recollection Author Shienny M.S. – Essayreview.co.uk Karena kamu tahu siapa aku yang sesungguhnya, bahkan di saat aku meragukan diriku sendiri Saat berburu, Elya menemukan seorang pemuda sekarat di antara jasad prajurit Legiun Falthemnar dan membawanya Karena kamu tahu siapa aku yang sesungguhnya, bahkan di saat aku meragukan diriku sendiri Saat berburu, Elya menemukan seorang pemuda sekarat di antara jasad prajurit Legiun Falthemnar dan membawanya pulang untuk dirawat Karena pemuda itu tak ingat jati diri atau bahkan namanya sendiri, Elya memanggilnya Lucca, yang artinya anak hilangSementara itu, pembunuh misterius berkeliaran di Dominia dan mengancam jalannya Festival Musim Kemarau Keadaan semakin pelik dan berbahaya Elya harus berpacu dengan waktu untuk mengembalikan ingatan Lucca, sebab keselamatan semua orang yang disayanginya bergantung pada misi yang tidak bisa diingat pemuda ituKetika akhirnya potongan demi potongan ingatan Lucca mulai kembali, Elya menyadari sesuatu Bukan saja mengembalikan masa lalu Lucca, tetapi Elya juga berhasil mengungkap sejarah kelam Bangsa Elvar, aib yang terjadi dalam era Perang Besar lebih dari lima belas abad yang lampauEditor s Note Merupakan sekuel Ther Melian Lepas dari Tetralogi yang pernah terbit, tetapi masih berkutat di benua Ther Melian Dikemas apik, merupakan kisah fantasi yang berlatar Indonesia dan Asia Cerita Ther Melian sudah memiliki penggemarnya tersendiri.


About the Author: Shienny M.S.

Story teller and fantasy scribbler Currently working as a lecturer and a writer She has published her fantasy novel tetralogy Ther Melian Which consist of Ther Melian Revelation, Ther Melian Chronicle, Ther Melian Discord, Ther Melian Genesis She also wrote two other novels for the same series Anthology and Recollection Writing is her passion since elementary school She ve been writing short comics stories and sending them to tabloid magazine since high school Her first book Past Promise was published by Elex Media Komputindo It was the first comic made by young female artist that was published in Indonesia at that time Her other works are White Castle Love Flies Le Ciel Creating Comics Shoujo Manga Style Le Ciel The Journey Continues Love Junction Fake Angel and Drawing Tutorial for Beginner .


10 thoughts on “Recollection

  1. says:

    reviewnya ntar kalo udah di PC dan gak lupa vOke, udah di PC dan udah ditagih langsung sama penulisnya utk ngereview Recollection ini bagian dari seri Ther Melian, barangkali ada yang belum tahu Secara timeline cerita, Recollection ini posisinya adalah sebelum tetralogi utama Revelation, Chronicle, Discord, Genesis berasa lagi nulis judul game.hack yg generasi pertama Infection, Mutation, Outbreak, Quarantine.Meskipun penulis dan kover masih tetap sama, tapi ilustrasi untuk Recollectio reviewnya ntar kalo udah di PC dan gak lupa vOke, udah di PC dan udah ditagih langsung sama penulisnya utk ngereview Recollection ini bagian dari seri Ther Melian, barangkali ada yang belum tahu Secara timeline cerita, Recollection ini posisinya adalah sebelum tetralogi utama Revelation, Chronicle, Discord, Genesis berasa lagi nulis judul game.hack yg generasi pertama Infection, Mutation, Outbreak, Quarantine.Meskipun penulis dan kover masih tetap sama, tapi ilustrasi untuk Recollection ini berbeda Sempat terasa aneh buat saya melihat gaya gambar yang berbeda total dari gaya gambar penulis biasanya Kadang gambarnya terkesan sketsa kasar dan itu lumayan bikin jatuh juga vPerasaan Saya Setelah Selesai Baca Buku IniYES Fiksi fantasi lokal gak ber logi2 satu buku tamat YES Jadi ceritanya lemari buku saya sudah penuh dan membeli lemari buku baru bukan solusi karena mau ditaruh di mana kalau rumahnya nggak digedein dan ngegedein rumah nggak segampang ngegedein cafe di game Line I Love Coffee v Makanya paling menyenangkan kalo nemu novel yg 1 buku tamat.Dan novel ini adalah pembuktian bahwa gak perlu sekian logi buat bikin cerita fantasi yang bagus.KarakterKalo saya bilang bahwa salah satu karakter utama novel ini hilang ingatan, berapa banyak yang bakalan bilang klise Mungkin nggak banyak, tapi kalau suka nonton anime, baca manga ato main game terutama game Jepang karakter yg mengalami amnesia adalah salah satu hal yg cukup sering muncul.Kalau ditanya siapa karakter yg plg saya suka, jawabannya adalah Lucca, oknum amnesia yg namanya pun berarti anak hilang Kelakuannya mau menyerahkan diri karena merasa telah berbuat salah padahal gak bener2 inget apa yg terjadi itu sungguh bikin dia minta digetok dalam artian bagus Kelakuan yg kesannya nggak masuk akal itu buat saya pribadi ketangkepnya sebagai Lucca adalah tipe yg gak mau bikin org repot terutama yg menyembunyikan dia , bukan karena semata2 tindakan gak rasional.Yang asik lagi adalah di sini para karakter terlihat berkolaborasi ketika cerita memasuki fase final boss battle Ada yg ditempatkan bertahan di kota, ada yang mencari big boss ke dalam hutan, masing2 terasa punya bobot pekerjaan.Yang jadi tim pencari big boss pun tidak didominasi oleh Lucca yg skill membunuhnya tinggi, tapi masih ada bagi tugas lagi Elya yg hafal jalan hutan disuruh mimpin jalan, Valadin yg pny holy magic jd pengawal utk menghalau undead yg datang.Pembagian semacam ini oke banget mnrt saya Gak semua masalah dibereskan oleh karakter utama doang, tapi karakter lain turut membantu.CeritaBeda dengan tetralogi utama yg khas JRPG di mana misi anggota tim protagonis berevolusi menjadi tugas menyelamatkan dunia, di Recollection, misi akhirnya lebih berskala kecil menyelamatkan sebuah kota.Tapi build up nya bagus Indikasi masalah ditunjukkan dari awal, dugaan2 dilontarkan di perkembangan cerita, sampai akhirnya terkuak apa sebenarnya yang terjadi Runutannya enak dan jelas.Tambahan novel ini kadar romance nya jauh lebih rendah daripada tetralogi utama, yang mana membuat saya kasih nilai plus di bagian cerita D Gak semua cerita butuh romance yg ditunjukin dgn blatant berkembang sepanjang cerita.SettingKarena sudah baca tetralogi Ther Melian yg utama, saya sebenarnya sudah tidak asing lagi dengan setting ceritanya Agak sulit bagi saya berkomentar mengenai setting karena memang sudah kenal dari baca 4 buku pendahulunya Tapi sepengamatan saya, tidak banyak istilah dan rapalan mantera seperti di tetralogi, yang otomatis juga tidak menuntut adanya banyak penjelasan yang harus dimasukkan, jadi harusnya orang yang membaca novel ini tanpa membaca tetralogi bisa langsung ngeh dengan setting dunianya.Yang Masalah Banget Buat SayaIlustrasinya vBukan karena ilustrasinya ditempatkan di setiap awal bab, tapi beberapa ilustrasi kesannya seperti sketsa belum final V Ilustrasi itu memang cuma suplemen, gak ada sbnrnya gpp, tapi ketika ada bakalan diliatin jelek bagusnya v

  2. says:

    Setelah Tetralogi Ther Melian, saia ingin menuliskan kisah lain berlatarkan benua ini, dengan segala konflik dan perbenturan kepentingan di antara bangsa bangsa penghuninya Mengambil waktu dua puluh tahun sebelum buku pertama Ther Melian Revelation , kisah Recollection tidak berkaitan dengan serial utama Ther Melian Novel ini dapat dinikmati siapa pun, khususnya pembaca yang baru mengenal dunia Ther Melian Selain menghadirkan kembali beberapa tokoh yang sudah dikenal pembaca, kisah ini juga Setelah Tetralogi Ther Melian, saia ingin menuliskan kisah lain berlatarkan benua ini, dengan segala konflik dan perbenturan kepentingan di antara bangsa bangsa penghuninya Mengambil waktu dua puluh tahun sebelum buku pertama Ther Melian Revelation , kisah Recollection tidak berkaitan dengan serial utama Ther Melian Novel ini dapat dinikmati siapa pun, khususnya pembaca yang baru mengenal dunia Ther Melian Selain menghadirkan kembali beberapa tokoh yang sudah dikenal pembaca, kisah ini juga memperkenalkan tokoh tokoh baru Dan tentunya masih diwarnai petualangan, sihir, misteri, dan kisah cinta.Untuk ilustrasi, kali ini saia serahkan kepada Ivette Tanzil, dengan stylenya yang unik tentunya bisa memberi warna baru untuk RECOLLECTION _ 5 bintang untuk illustrasi keren dari Ivette, model cover yang cakep Val Weyland dan Daestock , Fotografi cover yang oke missphotographie semua beta reader yang memberi masukan2 sepajang proses draft dan editing, juga untuk seluruh staf dan redaksi elex media yang telah mendukung hingga terbitnya buku ini

  3. says:

    Recollection adalah novel spin off dari tetralogi Ther Melian Recollection bercerita tentang Elya, seorang gadis vier elv, atau campuran elvar dan manusia, yang menemukan seorang pria yang terluka parah saat dia berburu di hutan Demi menolong pria itu, Elya menyelundupkannya masuk ke dalam kota untuk dirawat oleh ayahnya, sang Walikota desa tersebut.Kemunculan pria itu, yang diberi nama Lucca, ternyata datang bersamaan dengan serangkaian peristiwa misterius lainnya Kematian kematian a Recollection adalah novel spin off dari tetralogi Ther Melian Recollection bercerita tentang Elya, seorang gadis vier elv, atau campuran elvar dan manusia, yang menemukan seorang pria yang terluka parah saat dia berburu di hutan Demi menolong pria itu, Elya menyelundupkannya masuk ke dalam kota untuk dirawat oleh ayahnya, sang Walikota desa tersebut.Kemunculan pria itu, yang diberi nama Lucca, ternyata datang bersamaan dengan serangkaian peristiwa misterius lainnya Kematian kematian aneh, makam yang dibongkar, serta kemunculan orang yang ingin membunuh Elya dan ayahnya Hingga akhirnya, setiap potongan misteri membuka sebuah sejarah bangsa Elvar.Saya sudah suka dengan gaya menulisnya Mbak Shienny M S sejak menyelesaikan keempat buku Ther Melian nya Soalnya gaya berceritanya enak, plotnya seru diikuti dengan twist yang kece dan sedikit nuansa RPG yang saya suka Semua elemen itu masih saya temukan di novel ini Ceritanya seru Ada banyak detail yang dipikirkan dengan baik Hal kecil seperti penampilan saja ternyata bisa memiliki dampak pada kenyataan cerita Nuansa RPG di novel kali ini tidak sekuat di tetralogi sebelumnya Mungkin karena ceritanya bukan tipe pergi mencari dan mengumpulkan sumber kekuatan sakti gitu kali, ya.Untuk twist nya, hmm mungkin karena sudah terbiasa dengan berbagai putaran dan kejutan di TM sebelumnya, saya jadi bisa menebak apa yang akan terjadi Tapi, walau tertebak, hal itu tidak mengurangi keseruan ceritanya.Saya paling suka pertarungan akhirnya Kalau ibarat game, itu tipe pertempuran yang kamu harus naik level sebanyak mungkin dan menaikkan kekuatan senjata dulu sebelum masuk ke labirin terakhirnya Sudah gitu, masih kena senjata rahasia si bos yang bikin persiapan jadi kurang berefek pula Intinya keras dan tidak dipermudah seperti di beberapa novel fantasi yang pernah kubaca.Untuk gambarnya, dulu pas pertama lihat di situs penulisnya, saya kurang begitu suka Tapi, setelah diperhatikan lagi, saya rasa kesan sketsa kasarnya ini cukup menarik.Secara keseluruhan, lima bintang Semoga TM akan ada novelnya lagi Eh, tapi, kayaknya si penulis sedang mengerjakan Line Webtoon untuk serial ini, deh Nanti coba kulihat Pasang aplikasinya dulu

  4. says:

    Prekuel dari serial Ther Melian ini mengambil setting puluhan tahun sebelum Valadin kesambet maksud saya, jadi bodoh dan memutuskan membersihkan Terra dari manusia Fokus kisahnya ada pada desa elvar terbuang, yang ditampilkan sangat bagus, karena tidak suram seperti yang terlihat dari namanya Ini semua berkat sang walikota yang super nyentrik, dengan putri yang sepertinya ditakdirkan dikelilingi para pria dodol dan tukang makan, Elya.Seperti biasa, kali ini pun saya menyelesaikan buku ini d Prekuel dari serial Ther Melian ini mengambil setting puluhan tahun sebelum Valadin kesambet maksud saya, jadi bodoh dan memutuskan membersihkan Terra dari manusia Fokus kisahnya ada pada desa elvar terbuang, yang ditampilkan sangat bagus, karena tidak suram seperti yang terlihat dari namanya Ini semua berkat sang walikota yang super nyentrik, dengan putri yang sepertinya ditakdirkan dikelilingi para pria dodol dan tukang makan, Elya.Seperti biasa, kali ini pun saya menyelesaikan buku ini dalam hitungan jam menunggu teman saya sesi foto di gramedia Dan bukan karena ceritanya jelek, tapi karena pengarang tidak kehilangan gaya menulisnya yang rapi dan pembangunan mood yang tidak bosan Plus, di sini walau ada antagonis, bukan tipe Valadin yang BODOH, tapi murni bajingan, dan orang stress, sehingga saya lebih mudah membaca tanpa perlu berhenti untuk memaki maki karakter yang bersangkutan Terakhir, percintaan.Sudah jadi rahasia umum bahwa TM amat sangat kembang gula setidaknya cukup untuk membuat saya berasap ketika membacanya Di sini, hubungan karakternya walau memang mengarah ke sana, diakhiri dengan sangat bagus Sejujurnya, saya suka yang seperti ini, karena saya sudah BOSAN yang langsung Dunia Milik Berdua Yang Lain Ngontrak , yang umum ditemui di novel fantasi.GJ, Shienny Dinantikan karya berikutnya TM lagi boleh, yang lain asal fantasi juga boleh Otsukare sama deshita

  5. says:

    Cerita yang dipaparkan di buku ini berlatar sebelum tetralogi utama Ther Melian mengetengahkan sejumlah karakter baru, tapi juga menampilkan beberapa karakter lama, yang bisa tampil mengingat panjangnya usia bangsa Elvar, salah satu ras yang disorot dalam seri ini Berlatar di Dominia, salah satu kota paling awal yang diperkenalkan dalam cerita Singkat ceritanya sekali ada suatu perayaan yang akan dilangsungkan Tapi ada pihak pihak tertentu yang hendak memanfaatkan momen perayaan itu untuk m Cerita yang dipaparkan di buku ini berlatar sebelum tetralogi utama Ther Melian mengetengahkan sejumlah karakter baru, tapi juga menampilkan beberapa karakter lama, yang bisa tampil mengingat panjangnya usia bangsa Elvar, salah satu ras yang disorot dalam seri ini Berlatar di Dominia, salah satu kota paling awal yang diperkenalkan dalam cerita Singkat ceritanya sekali ada suatu perayaan yang akan dilangsungkan Tapi ada pihak pihak tertentu yang hendak memanfaatkan momen perayaan itu untuk menghapuskan keberadaan Dominia dari atas peta Gamblangnya, lewat ancaman suatu pasukan yang tak bisa mati Ada sedikit tema konflik rasial yang diangkat dan tentu saja, elemen romansa yang tampil sebagai pelengkap cerita.Premis ceritanya menarik Dua karakter utama barunya, Elya dan Lucca, bisa disukai dengan cukup mudah Elya adalah anak perempuan walikota Dominia saat itu, yang cukup mandiri dan pandai berburu Sedangkan Lucca adalah seorang pemuda hilang ingatan yang Elya temukan menjelang perayaan di atas, yang menjadi kunci terkuaknya rencana yang mengancam tersebut Selain karena karakter karakter barunya yang didesain sedemikian rupa hingga cukup bikin aku Hmmmmm , aku tertarik pada buku ini karena cakupan ceritanya yang memang lebih sempit serta tema konflik antar ras yang berusaha cerita ini angkat Soal kekurangannya Ceritanya tak seintrospektif yang aku harapkan Hasil akhirnya cukup seru untuk diikuti Tapi ceritanya sama sekali enggak berkembang sedalam yang aku harap Aku masih merasa ada semacam jarak yang menyebabkan aku masih belum sepenuhnya bisa masuk ke cerita Tapi mungkin saja itu cuma aku Lalu masih ada adegan adegan yang lumayan terasa keju Kesimpulan ringkasnya 1 Recollection menjadi pelengkap yang manis bagi kalian yang sudah mengikuti dan menikmati tetralogi Ther Melian sebelumnya 2 Bagi para pendatang baru, Recollection menjadi awal masuk yang bagus karena menghadirkan nuansa khas seri ini tanpa terikat oleh cerita buku buku yang lain Sesederhana itu Lebih lanjutnya lagi menurutku tak ada kekurangan yang benar benar dimiliki Recollection sih Oke, mungkin ada Tapi bukan sesuatu yang separah itu Namun memang alur ceritanya bagiku lebih terasa datar Ada tiga empat adegan yang benar benar menarik Tapi pada sebagian besar waktu, aku agak berharap bisa lebih masuk ke dalam ceritanya Kasusnya benar benar serupa dengan yang kualami saat membaca tetralogi utamanya sih Walau memang harus kukatakan kalau Recollection menjadi bagian cerita Ther Melian yang lebih kusukai dibandingkan yang lain Ada potensi besar yang kayaknya masih belum tergali Karenanya, aku masih belum sepenuhnya bisa merekomendasikan seri ini kecuali buat kalian kalian yang memang benar benar tertarik.Memang belum bisa kukatakan memuaskan Tapi sekali lagi, ceritanya menarik

  6. says:

    Tangkapan tak terduga, itulah yang saya rasakan ketika membayar buku ini di kassa Gramedia Kelapa Gading siang tadi Dan dalam perjalanan pulang ke Bogor, buku ini menjadi teman membaca yang sangat memuaskan.Recollection mengambil liniwaktu bertahun tahun sebelum petualangan Vrey dan Valadin dimulai Yang diangkat di sini adalah benih kebencian terhadap kaum terbuang , serta kenyataan bahwa para elvar murni sebenarnya tidaklah sesuci itu Konflik yang klise, tapi dikemas dengan rapih Seperti b Tangkapan tak terduga, itulah yang saya rasakan ketika membayar buku ini di kassa Gramedia Kelapa Gading siang tadi Dan dalam perjalanan pulang ke Bogor, buku ini menjadi teman membaca yang sangat memuaskan.Recollection mengambil liniwaktu bertahun tahun sebelum petualangan Vrey dan Valadin dimulai Yang diangkat di sini adalah benih kebencian terhadap kaum terbuang , serta kenyataan bahwa para elvar murni sebenarnya tidaklah sesuci itu Konflik yang klise, tapi dikemas dengan rapih Seperti biasanya Dan itu oke.Interaksi antar karakter, terasa lebih alami ketimbang di seri utamanya Dan harus saya akui, Elya adalah karakter yang jauh lebih menyenangkan ketimbang Vrey Lucca sedikit membuat gregetan karena penuh kebimbangan, tetapi bagaimana masa lalunya hingga akhir dibiarkan samar saya beri nilai lebih.Satu hal yang sempat membuat saya mengernyitkan kening adalah bab serangan bandit di hutan, karena awalnya saya menduga akan ada tema yang saya benci di sana pemerkosaan.Karena itu, betapa leganya saya karena itu tidak terjadi Dan kelihaian layout ketika bagian itu menambah mood membaca Sangat oke.Satu hal yang saya sayangkan adalah, ini bukan sekuel, tetapi prekuel Tapi tentu saja, tidak mengurangi penilaian ataupun kenyataan bahwa ini adalah sebuah cerita yang layak baca.Terima kasih, Shienny MS.Saya nantikan buku berikutnya

  7. says:

    I regret that i only read this book now I have this book for a while in my book shelf with the Ther Melian tetralogy and anthology, but i just finished this book Precisely i finished read this book just NOW Where have i been I love this book Just as much as i love the tetralogy The characters and the story, world building and anything in this book is so good The story is easy to follow even if you never read the tetralogy But it perfect if you read the tetralogy first The story is abou I regret that i only read this book now I have this book for a while in my book shelf with the Ther Melian tetralogy and anthology, but i just finished this book Precisely i finished read this book just NOW Where have i been I love this book Just as much as i love the tetralogy The characters and the story, world building and anything in this book is so good The story is easy to follow even if you never read the tetralogy But it perfect if you read the tetralogy first The story is about Elya, a Vier Elv half elvar and half human who found wounded Elvar guy that actually a Shazin an assassin while she in the forest She found him in the middle of corpses as the only survivor Unfortunately this guy can t remember anything He can t remember what he s doing there, why all of his friends dead, he even can t remember his name Elya bring him home to treat his wound and to help Lucca Sorren, Elya s father give him this name because he can t remember anything, Lucca means missing child lol recover his memory, only to discover that Dominia, town where she live is in danger

  8. says:

    Langsung saja Kenyataan bahwa saya menyukai Ther Melian, tentu saja langsung membuat saya cukup senang sewaktu penulisnya berniat menerbitkan sekuel Ga banyak mikir panjang juga waktu dibuka preorder dengan bonus ganci Uhuk iya, karena gancinya nampak unyu sih Walaupun selanjutnya ada sedikit halang rintang dan masih menunggu Lucca kun yang masih nyasar, hingga akhirnya bukunya nyampe di tangan saya, dan tanpa banyak basa basi, treadmark Ther Melian alone, dengan mudah membuat saya mening Langsung saja Kenyataan bahwa saya menyukai Ther Melian, tentu saja langsung membuat saya cukup senang sewaktu penulisnya berniat menerbitkan sekuel Ga banyak mikir panjang juga waktu dibuka preorder dengan bonus ganci Uhuk iya, karena gancinya nampak unyu sih Walaupun selanjutnya ada sedikit halang rintang dan masih menunggu Lucca kun yang masih nyasar, hingga akhirnya bukunya nyampe di tangan saya, dan tanpa banyak basa basi, treadmark Ther Melian alone, dengan mudah membuat saya meninggalkan buku apapun yang sedang saya baca Apalagi memang sedang butuh buku ringan untuk meredakan kepala seorang mahasiswa yang sedang mengalami hectic dan stressing di dunia RL HuahahaSedikit intro Banyak penulis fikfan lokal yang ketika menciptakan suatu karya itu selalu terlalu Terlalu ingin menciptakan konsep hebat Terlalu ingin dicap orisinil Terlalu jadinya Ke terlalu an Akhirnya sering kejadiannya begini Premis OK, tapi eksekusinya KO Makanya itu, saya sangat menghargai penulis yang tidak takut untuk menyuguhkan sesuatu yang biasa Yang tidak takut dikatai klise atau tidak orisinil Malah justru inilah yang membuat suatu karya yang lebih terasa REAL karena bisa diolah dengan baik.Terus, gimana dengan Ther Melian ini Yah, Mari kita bahas satu persatu yang perlu dibahas.IlustrasiSaya suka desain Lucca dan Elya Suka juga dengan ilustrasi ilustrasi di setiap babnya Semuanya berfungsi dengan baik, memperjelas apa yang ingin disampaikan penulis dalam ceritanya Tapi sayang Saya nggak suka kovernya Well, tentu saja ini pengamatan dari seorang yang bukan ahli grafis Menampilkan tembok runtuh dengan dominasi warna merah yang menandakan sebuah desa kota yang sedang dalam keadaan chaos asumsi saya ini Dominia yang diserang Necrus Sebenarnya ga ada masalah dengan ini, asalkan Elya nggak kelihatan seperti foto model yang lagi bergaya mau manah di tengah tengah medan perang.PlotMenceritakan si anak ilang, Lucca, yang di pungut cewek penghuni kota Elvar Terbuang Dominia, Elya Lantas kemudian cerita berkembang menjadi urusan ingin menyelamatkan satu kota Klise Iya Ketebak soale Ehehe Tapi seenggaknya nggak sampai muluk muluk melibatkan dunia segala Premisnya lumayan Alasan antagonis utamanya cukup masuk akal, walaupun saya rada bingung alasan si antagonis repot repot mengirim si anak hilang untuk bunuh si Bokap Geblek Kenapa nggak suruh aja Paman Musuh Dalam Selimut untuk racunin si Bokap Geblek dari awal Saya tadinya mengira ada alasan khusus, tapi sayang nggak dijabarkan oleh penulis.Selain itu, saya sebenarnya suka dengan POV Lucca yang perlahan lahan mendapat kepingan ingatan yang dicetak miring oleh penulis Tapi sayangnya di beberapa bagian, porsi Lucca ini terlalu banyak, membuat karakter Lucca hilang rasa misteriusnya IMO, ini bisa diperbaiki dengan menggunakan POV Elya Di tempat tempat tertentu.Selebihnya, saya cukup suka Plotnya runut, rapi More showing than telling Gampang banget masuk ke dunianya Penceritaannya pun khas Shienny Tambah lagi, si penjahat nggak segitu gampangnya mati Sedikit terasa ada plot device, tapi nggak okelah Cinta cintaannya juga nggak sekentara seri Ther Melian utama, ditambah adegan penutupnya yang singkat itu bikin saya nggak tahan kalau nggak senyum Karakter Elya dan Lucca sebenarnya sangat tipikal karakter utama Mereka likable enough Tapi kurang membuat kesan kuat Alasannya sudah sempat saya ungkap di atas Saya juga, emang agak jengkel dengan Lucca yang, duh, jadi kurang keren karena berkali kali galau pengen nyerahin diri melulu Ada dua karakter menarik di sini buat saya Karena porsinya sama, makanya saya nggak bisa milih mana yang lebih super Pertama, tentu saja si Bokap Geblek , Sorren Gayanya sinis bin nyantai, beberapa kali bikin saya ngakak karena berhasil buat Elya sakit kepala Yang kedua surprisingly Valadin Dibandingkan dengan seri utamanya, di sini dia lebih terasa hidup Mungkin karena otaknya belum keganggu ya Role nya bersama Reuven menarik, sekaligus membuat dia nampak uhuk view spoiler lebih pedo, mengingat dia bakal naksir anaknya Reuven hide spoiler Akakakakkaa Satu hal yang agak ironis tentang Valadin di sini Ada di halaman 353 Hem hem hem Jadi kesimpulannya, tiga bintang untuk ceritanya yang enjoyable Tambah setengah karena ada karakter menarik Tiga setengah, tetap dibintangi tiga karena beberapa kekurangan yang menurut saya cukup penting HeheOverall, good job, Shienny Saya menanti adanya cerita Ther Melian lainnya lagi o

  9. says:

    Hal pertama yang kusadari dari membaca buku ini adalah perkembangan gaya penceritaan penulisnya Jujur aku bukan penggemar gaya menulis ala manga atau anime, yang sayangnya masih sangat terasa di tetralogi utama Ther Melian Tapi di buku ini gaya kepenulisannya sudah betul betul seperti novel, membuatku bisa menikmati buku ini dengan sangat asyik.Hal kedua yang kusadari adalah sepertinya penulis mengambil referensi tentang teknik, pergerakan, dan aksi Lucca sang Shazin dari seri game AC yang ter Hal pertama yang kusadari dari membaca buku ini adalah perkembangan gaya penceritaan penulisnya Jujur aku bukan penggemar gaya menulis ala manga atau anime, yang sayangnya masih sangat terasa di tetralogi utama Ther Melian Tapi di buku ini gaya kepenulisannya sudah betul betul seperti novel, membuatku bisa menikmati buku ini dengan sangat asyik.Hal kedua yang kusadari adalah sepertinya penulis mengambil referensi tentang teknik, pergerakan, dan aksi Lucca sang Shazin dari seri game AC yang terkenal itu Ini paling kentara di hal 116 saat Lucca menyelinap masuk ke dalam serombongan pedagang Entah ini benar atau nggak, atau karena aku kebanyakan main AC aja, tapi menurutku ini adalah salah satu poin plus buku ini, karena penulis bisa menggambarkan gerak gerik ala game itu dengan tetap menggunakan gaya kepenulisan novel Hasilnya adalah bumbu cerita yang sangat sedap.Hal lain yang kuacungi jempol dari penulis adalah hal hal kecil yang dijelaskan di buku ini ternyata terkait dengan plot cerita, jadi bukan cuma tempelan semata view spoiler Salah satunya adalah kenapa Kael selalu terlihat lelah Tadinya kupikir ini cuma trait karakter yang sangat game minded doang You know, tipe tipe penyihir kurus tipis dikeremek dikit patah tapi punya kemampuan sihir super duper destruktif Ternyata nggak, ada alasan sangat solid, dan sangat berkaitan dengan plot cerita, untuk penggambaran Kael tersebut hide spoiler Karakter karakternya sendiri cukup real sehingga believable, dan likeable, bahkan termasuk antagonisnya Salah satu yang paling menarik adalah Sorren, si bokap yang nggak mau dipanggil ayah biar nggak berasa tua Hahahaha, serasa jalan jalan di mall dan denger pramuniaga toko bilang Selamat datang kakaaaaa Sayangnya memang masih ada beberapa aspek cerita yang membuatku bertanya tanya view spoiler 1 Itu Lucca dikurung beberapa hari di dalam gudang, gimana buang airnya ya Nggak mungkin kan di dalam gudang itu ada WC nya 2 Adegan di mana penulis menerangkan mekanisme sarung tangan hidden blade bercakar Lucca Step step dari penulis adalah Lucca mengayunkan tinju tinju mendarat di rusuk lawan satu kedipan mata cakar Lucca menembus keluar dari punggung lawan Kalau menurutku sih lebih tepat cakar dari sarung tangan Lucca itu keluarnya bersamaan dengan mendaratnya tinju Lucca di tubuh lawan, nggak ada jedanya walaupun satu kedipan mata sekali pun Dan logisnya, cakar besi itu hampir nggak mungkin bisa menembus tubuh manusia begitu aja, kecuali ada gaya dorong tambahan dari ayunan tinju si pemakai.Lagian kalau ngambil referensi game AC tadi, Asinannya pasti menggunakan hidden blade mereka dengan menusukkannya ke tubuh lawan, yang berarti ada gaya dorong tambahan.3 Emangnya api dari api unggun atau obor bisa ngehangusin tulang ya Okelah, aku akan menganggap api di Ther Melian ini adalah api magis yang panasnya sama dengan panas tungku kremasi.4 Di buku ini penulis kelihatan sekali memasukkan tokoh tokoh tetralogi Ther Melian Valadin sih masih oke, toh dia salah satu tokoh utama Kemunculan Elanesse juga masih wajar anak buah Valadin , begitu juga Karth utusan klan Shazin yang menemui Lucca Yang maksa itu menurutku Eizen Saudara jauhnya Kael Kebacanya jadi kayak opera sabun, di mana semua tokohnya itu pasti ada hubungannya satu sama lain, entah yang satu adalah anak tiri kakak paman istri si tokoh utama, atau yang lainnya adalah sepupu adik ibu pacar si antagonis.5 Terakhir, masih ada typo di mana mana Yang fatal menurutku adalah judul Bab 34 yang seharusnya Akhir Pencarian tapi ditulis Di Ambang Kematian hide spoiler Tapi terlepas dari semua itu, aku bener bener menikmati buku ini Kisah cintanya yang subtle, tapi justru membuatnya manis Plotnya yang sebenarnya mudah ketebak, tapi karena dijelaskan dengan rapi dan jelas, jadinya tetap bisa dinikmati.Satu aja protesku Itu petanya spoilery banget sih Aku kan jadi tahu major plot buku ini.So, sisi pembaca dalam diriku ngasih cerita ini tiga bintang Tapi sisi penulisku mengacungkan jempol banyak banyak dan ngasih empat bintang So there you go Kudos for you, Sis Keep on writing good stories

  10. says:

    Beruntung saya mendapatkan buku ini dari giveaway yang diadakan oleh penulisnya pada beberapa waktu yang lalu Sebetulnya, saya belum pernah membaca satu buku pun dari Tetralogi Ther Melian Tapi untungnya, ternyata buku ini adalah prequel dari Ther Melian dan seperti yang tertera dalam bukunya, bahwa setting waktu Recollection ini adalah dua puluh tahun sebelum tetralogi Ther Melian dimulai Elya adalah seorang Vier Elv campuran Elvar dan manusia yang tinggal di Dominia yaitu tempat pada Elva Beruntung saya mendapatkan buku ini dari giveaway yang diadakan oleh penulisnya pada beberapa waktu yang lalu Sebetulnya, saya belum pernah membaca satu buku pun dari Tetralogi Ther Melian Tapi untungnya, ternyata buku ini adalah prequel dari Ther Melian dan seperti yang tertera dalam bukunya, bahwa setting waktu Recollection ini adalah dua puluh tahun sebelum tetralogi Ther Melian dimulai Elya adalah seorang Vier Elv campuran Elvar dan manusia yang tinggal di Dominia yaitu tempat pada Elvar terbuang bermukim Pada suatu hari saat Elya akan berburu di hutan, ia menemukan selusin mayan prajurit Falthemnar di tepi sungai Arquus Di tubuh mayat prajurit tersebut ditemukan berbagai luka sabetan senjata tajam yang diyakininya juga sebagai jalan bagi mereka menemukan ajalnya Elya kemudian menemukan juga seorang Elvar yang masih hidup walaupun terluka parah di tempat tersebut Elvar itu bahkan sebelumnya menodongkan senjata pada Elya Karena khawatir dengan luka lukanya, Elya membawa Elvar itu masuk ke desanya.Di Dominia Elvar itu diobati oleh ayah Elya yang sekaligus juga walikota Dominia, Sorren Karena ingin tahu tujuan keberadaan Elvar yang sekaligus seorang Shazin Klan Bangsa Elvar yang kadang berprofesi menjadi pembunuh bayaran , Sorren meminta Elya untuk merawat luka lukanya Namun beberapa hari kemudian saat Elvar tersebut siuman, ia sama sekali tidak ingat mengenai jati dirinya Sorren menamainya Lucca, atau berarti juga anak hilang.Kemunculan Lucca dan peristiwa terbunuhnya prajurit Falthemnar secara mengenaskan membawa sepasukan prajurit Falthemnar lainnya yang dipimpin oleh Valadin datang ke Dominia Mereka meminta izin untuk tinggal di Dominia pada Sorren Tapi tujuan penyelidikan yang dikatakan Valadin pada Sorren justru menimbulkan pertanyaan bahwa sebetulnya ada misi rahasia yang disembunyikan oleh Valadin.Elya yang secara tidak sengaja terlibat dalam permasalahan yang melibatkan masa depan Dominia nantinya, membantu Lucca untuk mengingat kembaliSelama ini keinginanku hanyalah mencari tahu siapa diriku Dan akhirnya, aku menemukan apa yang kucari Tapi aku tidak pernah menduga kalau aku juga menemukan hal hal yang tidak pernah ingin kuketahui hal 408Seperti yang sudah disebutkan di atas, Recollection adalah buku pertama Shienny yang saya baca Dan setelah membaca buku ini, saya jadi ingin membaca Ther Melian DSampul depannya bagus Saya senang dengan perkembangan dunia penerbitan saat ini yang mulai memasang ilustrasi karya anak bangsa karena memang sebetulnya ilutrator Indonesia memang tidak kalah dengan Jepang atau Amerika Saya juga suka dengan ilustrasi yang bertebaran di setiap babnya, sepertinya saya bisa mengenal ke semua tokohnya lebih jelas dengan ilustrasi tersebut Dan ilustrasi yang paling saya suka dalam buku ini ada pada halaman 11 dimana Elya sedang berpose memegang busur panah.Baca selengkapnya di sini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *